PEMBELAJARAN KOOPERATIF INFORMAL TIPE PERMAINAN KAR-KARAN

Kar-karan adalah suatu permainan tradisional anak-anak di Kota Jombang. Permainan ini menggunakan kartu bergambar (biasanya anak-anak menyebutnya wayang) yang terdapat angka di pojok kanan kartunya. Permainan ini membutuhkan sedikitnya 2 orang. Tetapi, bisanya anak-anak melakukannya bertiga, berempat, berlima, atau berenam. Mereka bermain dengan mempertaruhkan sejumlah kartu itu sendiri. Tetapi, tidak selalu kartu yang dipertaruhkan. Kadang-kadang, mereka mempertaruhkan gelang karet.

Metode pembelajaran Bermain Kar-karan adalah metode pembelajaran yang mengadopsi permainan kar-karan untuk kepentingan belajar siswa. Untuk menjalankan metode ini, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Hal-hal tersebut adalah: 1) menyiapkan perangkat permainan; 2) penentuan kelompok dan pemain;dan 3) menyaipkan aturan permainan.

Perangkat metode bermain kar-karan adalah: 1) kartu (wayang), setiap kelompok kurang lebih 50 lembar; 2) kartu pemain (bertuliskan pemain 1, pemain 2, pemain 3, dan pemain 4 sehingga jumlahnya 4 kartu setiap kelompok; 3) kartu-kartu pertanyaan, jumlahnya tergantung materi yang dipelajari; 4) kartu-kartu jawaban, jumlahnya sama dengan kartu pertanyaan; dan 4) lembar penskoran.

Untuk menentukan kelompok dan pemain, guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Idealnya, setiap kelompok beranggotakan empat siswa atau empat pemain. Jadi, ada pemain 1, pemain 2, pemain 3, dan pemain 4. Setiap pemain mempunyai tugas terterntu yang spesifik. Pemain 1 sebagai bandar. Tugasnya adalah mengkocok kartu dan membagikan kartu tersebut kepada dirinya dan pemain lainnya. Pemain 2 sebagai pemegang dan pembaca kartu pertanyaa. Pemain 3 sebagai pemegang dan pembaca kartu jawaban. Pemain 4 sebagai pencatat skor.

Ada beberapa langkah-langkah pembelajaran Pembelajaran Kooperatif tipe Permainan Kar-Karan adalah sebagai berikut:

Langkah 1: Presentasi Kelas

Presentasi kelas digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi pelajaran. Presentasi dapat menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan sebagainya, atau kegiatan pembentukan kelompok.

Langkah 2: Pembentukan Kelompok

Kelompok (tim) terdiri dari empat siswa, heterogen dari segi jenis kelamin. Fungsi utama kelompok untuk melaksanakan tugas masing-masing sesuai nomor dada dan dapat pula melakukan persaingan sehat menjawab kuis untuk mendapat skor tertinggi.

Langkah 3: Permainan Kar-karan

Permainan kar-karan terdiri dari: (1) kartu wayang (gambar), (2) kartu soal, (3) kartu jawaban, (4) lembar skor. Inti permainan kar-karan adalah turnamen. Dalam turnamen, siswa nomor dada 1 bertugas mengocok kartu wayang (gambar), siswa nomor dada 2 bertugas membuka dan membaca kartu soal, siswa nomor dada 3 bertugas membuka dan menentukan benar/salahnya jawaban, dan siswa nomor dada 4 bertugas mencatat skor.

Adapun pelaksanaan permainan, pertama siswa nomor 1 mengocok kartu wayang dan kemudian membagikan pada anggota kelompok dan tiap siswa mendapat 2 kartu wayang. Kemudian siswa yang kartu wayangnya jumlah angkanya tinggi berhak mendapatkan kartu pertanyaan dan berkesempatan menjawab pertanyaan (soal). Bila jawaban salah, maka pertanyaan dapat dilempar pada siswa lain dan bila jawaban benar akan mendapat skor dan seterusnya.

d. Perhitungan Skor

Perhitungan skor ditentukan sebagai berikut:

1)    jika pemain menjawab benar, diberi skor 3;

2)  jika pemain menjawab salah, diberi skor 0, lalu dilempar ke pemain  lain;

3)   jika menjawab kurang sempurna, diberi skor 1, lalu dilempar ke pemain lain;

4)   Jawaban dari lemparan ditentukan sebagai berikut:

a) orang pertama, diberi skor 2

b) orang ke dua, diber skor 1

Hasil jawaban setiap pemain dicatat oleh pemain 4. Setelah selesai permainan, peneliti melakukan perhitungan skor yang diperoleh oleh setiap pemain (siswa)

e. Penghargaan

Penghargaan diberikan setelah semua soal (pertanyaan) selesai dijawab dan dilanjutkan dengan penghitungan skor, bagi siswa yang memperoleh skor tertinggi dalam kelompoknya akan mendapatkan hadiah (penghargaan). Penghargaan bisa berupa ucapan, hadiah atau sebuah sertifikat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s